Top Menu (Do Not Edit Here!)

Responsive Advertisement
Responsive Advertisement
Hari 17 Agust 2013 adalah hari Kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Selamat merayakan hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Sudah 68 tahun bangsa Indonesia Merdeka. Sudah selama itu, sudahkah benar-benar merdeka lahir bathinnya?


Makna Kemerdekaan Apa itu kemerdekaan?

Mayoritas kalangan mengartikan kemerdekaan adalah bebas melakukan segala yang diinginkannya. Benarkah kemerdekaan begitu maksudnya? mari kita lihat ...

<photo id="2" />Bagi buruh, kemerdekaan adalah bebas mendapatkan pekerjaan, gaji dan segala fasilitas lainnya. Kemerdekaan menurut ekonom bebas membuat usaha dan perniagaan dan kebijakan keuangan tanpa ada batasan sekatan. Kemerdekaan menurut penulis pula bebas mengemukakan pendapatnya. Kemerdekaan menurut orang politik bebas berpolitik tidak ada yang menghalangi.

Jika demikian faham kemerdekaan yang dianut, maka kemerdekaan seperti ini adalah kemerdekaan semu dan bersifat sementara, karena akan berbenturan masing-masing inginkan kemerdekaan dan kebebasannya. kebebasan bagi satu fihak, hambatan bagi pihak lain pula. 
Sedangkan masing-masing ada halangan yang berasal dari dalam diri masing-masing yaitu. 

Rasulullah pernah bersabda ketika Baginda dan para Sahabat kembali dari peperangan Badar yang sangat Besar dan penentu nasib Islam sampai ke kita atau tidak. Namun begitu Rasulullah mengatakan bahwa : Kita baru kembali dari Jihad kecil menuju Jihad Besar. Para sahabat heran, peperangan sedahsyat itu dibilang jihad kecil, lantas bagaimana yang jihad besar? Tidak terbayang   bagaimana Dahsyatnya peperangan yang akan dihadapi lagi. Nabi menyebutnya : Peperangan melawan Nafsu. Susahnya melawan nafsu karena ia berada dalam diri kita masing-masing, melawan nafsu artinya melawan diri sendiri. Rasanya tidak akan ada yang mampu, kalau ada yang sanggup kecuali

So Kemerdekan Sejati Hakiki berarti: Kemerdekaan Bebas dari kungkungan dan kurungan belenggu hawa nafsu. Nafsulah yang melawan dan membangkang dengan Tuhan, nafsulah yang memporak-porandakan kehidupan manusia didunia. 

Kejadian demi kejadian di berbagai belahan dunia sisi lain, patut menjadi i'tibar atau pelajaran dalam membina kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Nusantara akan bersatu, bukan hanya seperti zaman Gajah Mada (Nusantara) bahkan ASIA dan DUNIA akan bersatu. Wallahu a'lam.